GURU HARUS KREATIF, PRODUKTIF, DAN INOVATIF

GARUM, Jiwa kreatif, produktif dan iovatif harus ada dalam diri seorang tenaga pengajar atau guru masa kini. Sebab, di era teknologi seperti sekarang, tugas guru tak hanya mencerdaskan anak didik.

Tetapi juga membimbing dan mendidik dengan cara yang kreatif dan inovatif sesuai perkembangan zaman.

Oleh sebab itu, Sekola Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al Hikmah Bence,Garum terus membekali para guru-gurunya dengan pelatihan. Seperti kemarin (28/9), SDIT Al Hikmah menggelar Pelatihan Guru Kreatif, Produktif dan Kreatif selama tiga hari kerja sama dengan KPI(Kualita Pendidikan Indonesia) dan YDSF (Yayasan Dana Sosial Al Falah) Dimulai kemarin 28-30 September diikuti puluhan peserta guru SD/MI se-Kabupaten Blitar.

Bertempat gedung lantai tiga SDIT Al Hikmah, agenda tahunan SD berbasis Islam itu dibuka Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar Budi Koesoemadjoko, sekitar pukul 09.00. Dengan didampingi Kepala Sekolah SDIT Al Hikmah  Eni Ningsih dan narasumber pelatihan dari Kualita Pendidikan Indonesia (KPI) M.Yusuf

Kepala Dinas Pendidikan Budi Koesoemadjoko mengungkapkan sangat mengapresiasi kegiatan pelatihan yang diselenggarakan SDIT Al Hikmah.

Meurutnya, pelatihan ini sangat diperlukan para guru agar dalam menerapkan metode pembelajarannya bisa maksimal dan efektif. “Pelatihan ini salah satu upaya untuk membangun guru yang kreatif dan inovatif. Itu sangat diperlukan di era saat ini, terang Budi, usai membuka pelatihan kemarin.

Dia menjelaskan, guru saat ini tak hanya harus memiliki skill mengajar serta menularkan ilmunya saja, tetapi juga harus kreatif dalam menyampaikan pembelajarannya.dengan harapan ilmu yang disampaikan ini bisa diterima oleh anak didik dengan mudah dan tak membebani. “Maka, jadilah guru yang solutif juga yang bisa memecahkan masalah, bukan yang membuat masalah. Dan guru juga harus inovatif ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SDIT Al Hikmah Bence Garum Eni Ningsih mengatakan pelatihan yang sudah kesekian kali diselengarakan bertujuan menjadikan guru yang siap membimbig siswa memahami konsep dengan baik dan benar. “Tentunya dengan media yang tepat pula dan menggunakan bahan yang ada di lingkungan sekitar, ungkap perempuan berjilbab ini.

Dia menegaskan, menjadi guru wajib kreatif dalam membuat alat peraga atau media untuk proses pembelajaran. Diharapkan guru juga memiliki inovasi dalam proses pembelajaran, “Dengan begitu, agar masyarakat menyenangkan dan siswa tertarik dengan keilmuan dan semangat belajar, tandasnya.
Share :

Kirim Pesan Anda